
Ayampedia – Ayam Tomaru adalah salah satu ras ayam hias asal Jepang yang dikenal dengan keunikan suara kokoknya yang panjang dan merdu. Selain memiliki suara khas, ayam ini juga memiliki penampilan elegan dengan bulu hitam mengilap yang menambah daya tariknya. Bagi pecinta ayam hias, memelihara ayam Tomaru bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus peluang usaha yang menjanjikan. Artikel ini akan membahas panduan lengkap beternak ayam Tomaru, khususnya untuk pemula.
Sejarah Singkat Ayam Tomaru
Ayam Tomaru berasal dari Jepang, tepatnya dari Prefektur Niigata. Sejak ratusan tahun lalu, ayam ini dipelihara sebagai ayam kokok panjang, mirip dengan ayam Pelung atau Ayam Ketawa di Indonesia. Nama “Tomaru” sendiri memiliki arti berhenti berkokok, yang mengacu pada karakteristik suaranya yang panjang dan melodius sebelum berhenti.
Ciri-Ciri Ayam Tomaru
Agar tidak tertukar dengan jenis ayam lain, berikut ciri khas ayam Tomaru:
- Bulu: Hitam pekat berkilau dengan kesan elegan.
- Postur Tubuh: Tegap dan gagah dengan ekor panjang menjulang.
- Suara Kokok: Panjang, bisa mencapai lebih dari 20 detik.
- Ukuran: Jantan bisa mencapai bobot 3–4 kg, betina sekitar 2–3 kg.
Alasan Memilih Ayam Tomaru
- Nilai estetika tinggi karena bulu dan posturnya yang menawan.
- Suara kokok panjang yang bisa jadi hiburan sekaligus kebanggaan.
- Harga jual tinggi, terutama untuk anakan berkualitas.
- Cocok untuk kontes ayam kokok panjang.
Persiapan Beternak Ayam Tomaru
Sebelum memulai, ada beberapa hal yang perlu disiapkan:
1. Pemilihan Bibit Berkualitas
- Pilih indukan dengan suara kokok panjang, sehat, dan aktif.
- Hindari ayam dengan cacat fisik atau terlihat lesu.
2. Kandang yang Ideal
- Buat kandang dengan ventilasi baik dan pencahayaan cukup.
- Ukuran kandang disesuaikan: minimal 1×1,5 m untuk setiap ekor.
- Tambahkan tempat bertengger untuk kenyamanan.
3. Perlengkapan Tambahan
- Tempat pakan dan minum yang bersih.
- Area berjemur agar ayam mendapat sinar matahari pagi.
Pakan yang Tepat untuk Ayam Tomaru
Pakan adalah kunci utama menjaga kesehatan dan kualitas suara ayam Tomaru.
- Pakan Utama: Konsentrat ayam, jagung giling, dedak halus.
- Tambahan Gizi: Sayuran hijau seperti kangkung, sawi, atau bayam.
- Suplemen: Vitamin dan mineral untuk menjaga stamina.
- Air Bersih: Selalu tersedia agar ayam tidak dehidrasi.
Perawatan Harian
- Bersihkan kandang setiap pagi agar ayam tidak mudah sakit.
- Berikan pakan 2–3 kali sehari secara teratur.
- Mandikan ayam jantan sesekali agar bulu tetap mengilap.
- Jemur ayam di bawah sinar matahari pagi selama 30 menit.
Teknik Perkawinan dan Penetasan
- Gunakan sistem perkawinan alami dengan perbandingan 1 jantan : 4 betina.
- Telur bisa ditetaskan dengan indukan atau mesin tetas.
- Masa pengeraman biasanya sekitar 21 hari.
Pencegahan Penyakit
Beberapa penyakit yang umum menyerang ayam Tomaru adalah flu burung, cacingan, dan berak kapur. Untuk mencegahnya:
- Jaga kebersihan kandang.
- Berikan vaksinasi rutin.
- Pisahkan ayam yang sakit agar tidak menular.
Peluang Bisnis Ayam Tomaru
Beternak ayam Tomaru bukan hanya hobi, tapi juga bisa menjadi peluang usaha:
- Penjualan anakan: Harga bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
- Kontes kokok panjang: Menang kontes bisa menaikkan harga ayam.
- Penjualan bibit unggul: Banyak dicari penghobi ayam hias.
Tips Sukses Beternak Ayam Tomaru
- Konsisten dalam perawatan harian.
- Jangan pelit dalam pemberian pakan berkualitas.
- Rutin periksa kesehatan ayam.
- Bangun jaringan dengan komunitas pecinta ayam hias.
Kesimpulan
Beternak ayam Tomaru untuk pemula memang membutuhkan perhatian ekstra, terutama dalam hal pakan, kebersihan, dan perawatan suara. Namun, dengan kesabaran dan ketelatenan, ayam ini bisa memberikan keuntungan besar, baik dari sisi estetika maupun bisnis. Jika Anda tertarik dengan ayam hias yang unik dan bernilai tinggi, ayam Tomaru adalah pilihan tepat.